Enterprise Resource Planning. I Putu Agus Eka Pratama, ST MT. Jurusan
Teknologi Informasi, Fakultas Teknik, Universitas Udayana.
Teknologi informasi telah menjadi unsur utama dalam strategi bersaing
pada banyak dunia usaha. Integrasi teknologi di seluruh perusahaan memungkinkan
pengguna informasi dalam perusahaan memiliki akses ke informasi yang dibutuhkan
secara tepat waktu dan mengambil keputusan yang tepat. Peran teknologi
informasi saat ini tidak hanya dalam kegiatan operasional tetapi juga dalam
kegiatan perencanaan dan pemberdayaan sumber daya lain dalam perusahaan.
Teknologi informasi selalu terkait dengan penyediaan informasi, pengintegrasian
sub sistem dan sistem serta pendukung manajemen yang baik. Penyelarasan antara
proses bisnis dan teknologi informasi harus dapat dilakukan secara tepat agar
semua sumber daya yang ada dapat optimal, dan teknologi informasi menjadi
bagian yang tidak terpisahkan dari perusahaan.
Oleh karena itu, perlu pendekatan dalam pengembangan sistem yang
terintegrasi di seluruh perusahaan. Saat ini, pendekatan yang populer untuk
pengembangan sistem yang terintegrasi di seluruh perusahaan adalah penerapan
sistem Enterprise Resource Planning (ERP). Sistem ERP adalah serangkaian
aplikasi bisnis atau modul, yang menghubungkan berbagai unit bisnis dalam
sebuah organisasi seperti keuangan, akuntansi, produksi, dan sumber daya
manusia menjadi sebuah sistem tunggal yang terintegrasi secara kuat dengan
platform umum untuk arus informasi di seluruh perusahaan.
Penerapan sistem ERP ke dalam perusahaan merupakan salah satu strategi
yang banyak digunakan oleh perusahaan untuk meningkatkan kualitas sistem
informasinya. Hal ini dikarenakan ERP merupakan bagian dari infrastruktur
perusahaan yang dapat menunjang kelancaran proses bisnis perusahaan yang
menerapkannya.
UD. Surya Merta merupakan sebuah usaha dagang yang berlokasi di Jalan
Nangka, Denpasar, Bali. Toko ini menjual berbagai macam kebutuhan sehari-hari
yang dijual secara grosir dan eceran untuk produk-produk tertentu. Berdasarkan
pengamatan, produk yang dijual lebih kurang berjumlah 100 item seperti gula,
kopi, roti tawar, teh, pasta gigi, sabun, deterjen (bahan pembersih), rokok,
makanan ringan, minuman kemasan, kue kering, dan lain-lain. Setiap harinya,
pelanggan yang datang lebih kurang 100 orang yang menyebabkan para staf
kesulitan dalam melayani pembelian dari pelanggan. Kemudian, proses bisnis
sehari-hari yang masih tradisional dan manual berdampak pada seringnya terjadi
kesalahan pencatatan pembelian dan penjualan barang, proses perhitungan
transaksi yang lama, sulit dalam pengelolaan barang, dan lambatnya informasi
ketersediaan barang di gudang. Dengan diimplementasikannya ERP pada perusahaan
ini dapat memberikan solusi atas permasalahan yang terjadi. Link makalah sebagai berikut. Link Makalah ERP

Tidak ada komentar:
Posting Komentar